Kesalahan Pekerjaan Waterproofing Hingga Gagal

0
244
Kesalahan Pekerjaan Waterproofing Hingga Gagal
Kesalahan Pekerjaan Waterproofing Hingga Gagal

Pekerjaan waterproofing atau pelapis anti bocor yang berhasil dan efektif untuk beton, disesuaikan dengan beberapa faktor seperti jenis material yang digunakan, metode pengaplikasian, persiapan pekerjaan, serta faktor lainnya. Jika Anda pernah mengalami kebocoran ketika melakukan test rendam sesaat setelah mengaplikasikan waterproofing, maka artikel Kesalahan Pekerjaan Waterproofing Hingga Gagal ini perlu untuk Anda baca.

Baca juga : Jangan Salah Memilih Waterproofing

Jasa Waterproofing Coating Gedung
Jasa Waterproofing Coating Gedung

Pasang Lapisan Waterproofing Dengan Spesialisnya

PT. Niaga Artha Chemcons adalah perusahaan spesialis waterproofing yang telah berpengalaman menangani setiap permasalahan kebocoran. Langkah awal yang kami lakukan untuk menangani kebocoran pada beton yaitu meninjau kondisi area untuk memastikan penyebab dari kebocoran. Apakah kebocoran disebabkan oleh beton dengan retak kecil, beton keropos, atau lainnya, supaya bisa diidentifikasikan bagaimana metode penanganan yang efektif dan efisien.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Baca juga : Harga Pasang Waterproofing Beton

Waterproofing Coating Untuk Atap
Waterproofing Coating Untuk Atap

Berikut Kesalahan Pekerjaan Waterproofing Hingga Gagal

  1. Tidak Maksimalnya Pembersihan Area Kerja Saat Persiapan
    Sebelum pengaplikasian waterproofing, perlu persiapan beberapa hal seperti material, alat kerja, dan area kerjanya. Persiapan area kerja dilakukan dengan membersihkan area dari sampah, debu, air, minyak, atau kotoran lainnya. Area kerja yang masih terdapat kotoran bisa menjadi penyebab gagalnya pekerjaan waterproofing.
  2. Kesalahan Metode Pengaplikasian Waterproofing
    Pekerja proyek memiliki keterbatasan tenaga dan kemampuan. Mungkin karena sudah terlalu lelah, mereka menjadi kurang fokus dalam bekerja. Kesalahan kecil dalam pemasangan waterproofing dapat mengakibatkan bangunan bocor di kemudian hari. Sebaiknya di lakukan pengawasan yang teliti saat sedang melakukan pekerjaan pelapis anti bocor.
  3. Tidak Melakukan Perbaikan Pada Area kerja Yang Rusak atau Keropos
    Area beton yang rusak, keropos, atau bahkan retak jika langsung diaplikasikan lapisan waterproofing maka akan membuat hasilnya tidak maksimal. Sangat disarankan untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu. Caranya adalah menggunakan metode injeksi untuk merekatkan Kembali retakan atau grouting beton untuk memperbaiki beton yang keropos.
  4. Tidak Membuat Chamfer Pada Area Kerja
    Sebelum pengaplikasian lapisan waterproofing, disarankan untuk menutup semua sudut pertemuan antara dinding dan lantai beton dengan chamfer. Jika sudutan tidak dibuatkan chamfer, maka lapisan waterproofing yang diaplikasikan nanti akan menekuk (jika waterproofing membrane) dan bisa menyebabkan lapisan waterproofing menjadi patah.
  5. Rusaknya Lapisan Waterproofing
    Beberapa material waterproofing mudah untuk rusak. Tidak menutup kemungkinan material bisa rusak sebelum diaplikasikan pada area kerja, seperti tergoreng hingga bolong. Misalnya saja jika jenis material waterproofing yang digunakan adalah membrane bakar, maka sebaiknya lakukan pengecekan kualitas material sebelum diaplikasikan. Jangan paksakan material yang rusak untuk dipasang.
  6. Pemilihan Tipe dan Jenis Material Kurang Tepat
    Setiap tipe dan jenis material waterproofing memiliki kondisi dan area kerja yang berbeda. Maka konsultasikan terlebih dahulu kepada ahlinya, material waterproofing seperti apa yang akan digunakan. Untuk konsultasi gratis, KLIK DISINI.
Kontraktor Waterproofing Coating Berkualitas
Kontraktor Waterproofing Coating Berkualitas

Kondisi Bangunan Tanpa Lapisan Waterproofing

Jika beton sering terkena air, maka akibatnya beton akan menjadi lembab, berjamur, hingga berlumut. Hal tersebut akan memperpendek usia beton itu sendiri. Karena semakin lama bangunan berdiri maka semakin tua pula usia bangunannya. Jika tidak dirawat sejak awal, akan berdampak buruk dikemudian hari.

Selain itu, bangunan yang tidak menggunakan lapisan waterproofing akan mudah terkena permasalahan kebocoran pada beton. Kondisi beton yang sering terkena hujan dan cahaya matahari akan menjadikan beton rapuh, retak, dan keropos hingga menyebabkan kebocoran. PT. Niaga Artha Chemcons sudah menjelaskan pentingnya waterproofing untuk bangunan pada artikel sebelumnya, namun banyak pemilik gedung yang masih mengabaikan aplikasi waterproofing tersebut.

Baca juga : Merk Waterproofing Anti Bocor Terbaik

Temukan kami di Sosial Media !

FACEBOOK : NIAGA ARTHA CHEMCONS
INSTAGRAM : NA_CHEMCONS
TWITTER : NA_CHEMCONS
LINKEDIN : NIAGA ARTHA CHEMCONS
YOUTUBE : DUNIA KONSTRUKSI
HOTLINE : +62 818-0705-6556